|
Halaman 1 dari 7 Tanggal 21 April 1962 telah diresmikan berdirinya Taman Pendidikan Indonesia di Jepang. Peresmian ini dilakukan pada saat upacara peringatan hari Kartini. Bapak R. Bambang Sugeng selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Tokyo meresmikan berdirinya Taman Pendidikan Indonesia tersebut. Sejak saat itu setiap tanggal 21 April selalu dirayakan sebagai hari ulang tahun Taman Pendidikan Indonesia di Jepang yang kemudian berubah nama menjadi SRIT. Nama Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) resmi baru ada saat upacara bendera tanggal 17 Agustus 1963 dan kemudian dikukuhkan sebagai sekolah yang statusnya disamakan dengan sekolah-sekolah negeri di Indonesia dengan surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 83 tertanggal 1 september tahun 1963. Pada saat itu baru diresmikan ada tiga jenjang pendidikan di SRIT yaitu TK,SD dan SMP dengan jumlah siswa seluruhnya berjumlah 45 orang siswa. Dan berlokasi di Pondok OWIT (Organisasi Wanita Indonesia Tokyo).
Tanggal 1 Februari 1965 untuk pertama kalinya jenjang SMA di buka di SRIT dengan jumlah siswa SMA sebanyak 5 orang siswa. Pada tanggal ini juga lokasi SRIT dari Pondok OWIT pindah ke Wisma Indonesia yang megah, dengan perlengkapan yang bagus, memiliki sport hall yang besar dan lapangan olahraga yang luas yang lokasinya terletak di daerah Setagaya. Pada 30 Mei tahun 1966 untuk pertama kalinya didirikan POMG (Persatuan Orang tua Murid dan Guru) yang kini berubah nama menjadi BP3 (Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan). |